Halal Bihalal Gerindra Maluku, Gubernur Ajak Warga Jaga Persatuan
- Administrator
- Selasa, 07 April 2026 21:28
- 8 Lihat
- PEMERINTAHAN
Ambon, CM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Maluku menggelar acara Halal Bihalal bersama relawan dan sejumlah tokoh masyarakat, yang berlangsung pada Selasa (07/04/2026) di Gedung Islamic Center. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Abdullah Vanath, anggota DPRD Provinsi Maluku dan Kota Ambon, para relawan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan bahwa Halal Bihalal merupakan tradisi khas Islam di Indonesia yang tidak dimiliki oleh semua negara, termasuk negara dengan penduduk mayoritas Muslim.

Menurutnya, momen ini memiliki makna penting sebagai ajang mempererat kembali hubungan kekeluargaan setelah menjalani bulan suci Ramadan dan merayakan Idul Fitri.
“Halal Bihalal adalah tradisi yang menjadi ciri khas kita. Tidak semua negara Muslim memiliki budaya seperti ini,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti kondisi global yang saat ini penuh ketidakpastian akibat dinamika politik dunia, yang turut berdampak pada perekonomian hingga ke tingkat daerah.
Menurutnya, kenaikan harga bahan bakar, termasuk avtur, memberikan efek langsung terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
“Dampaknya dirasakan hingga ke desa-desa. Kondisi ekonomi global saat ini memang sedang tidak stabil,” jelasnya.
Meski demikian, Gubernur mengimbau masyarakat Maluku untuk tetap tabah dan tidak berlebihan dalam menyikapi situasi yang ada.
“Kita harus tetap sabar dan terus berdoa agar keadaan segera membaik,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan serta menghindari konflik di tengah masyarakat, terutama konflik horizontal yang dapat merusak keharmonisan sosial.
Menurutnya, perbedaan latar belakang tidak seharusnya menjadi alasan untuk terjadinya perpecahan.
“Kita semua adalah saudara. Jangan biarkan perbedaan memecah belah kita, karena konflik tidak membawa manfaat,” tegasnya.
Gubernur juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda agar tidak mengulangi konflik masa lalu yang pernah terjadi di Maluku.
“Generasi sekarang harus belajar dari pengalaman sebelumnya agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang bersifat provokatif.
“Gunakan media sosial untuk menyebarkan hal-hal positif dan mempererat hubungan antar sesama,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia Halal Bihalal, Saodah Tethool, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mengangkat tema “Sucikan Hati, Perkuat Silaturahmi, dan Kokohkan Persatuan Umat demi Keamanan dan Kedamaian Bangsa dalam Menghadapi Tantangan Global.”
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus sarana untuk mempererat hubungan persaudaraan di tengah masyarakat.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini didukung oleh kader Partai Gerindra yang tersebar di berbagai bidang, baik di pemerintahan, legislatif, maupun sektor lainnya.
“Diharapkan melalui kegiatan ini, hubungan silaturahmi tetap terjaga serta tercipta suasana yang aman, damai, dan harmonis di Maluku,” tutupnya.(CM/99)